Management No 11 Apa sih peran fungsi pengawasan di Manajemen ??

Controlling (Pengawasan)

Pengawasan pada dasarnya dilaksanakan untuk memastikan bahwa performa kerja tidak melenceng jauh dari standar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Proses pengawasan sendiri terdiri dari 3 langkah yang meliputi 1.Menetapkan standar perfoma,2.Membandingkan peforma dilapangan dengan standar  yang  ada,dan 3.Melakukan tindakan perbaikan/koreksi jika dianggap perlu.Standar performa sendiri sering dinyatakan/dilihat dalam bidang keuangan seperti pendapatan,biaya dan keuntungan.Namun,lebih jauh lagi perfoma juga dapat dinyatakan dalam bidang yang lain seperti jumlah unit yang diproduksi,jumlah barang yang cacat produksi atau tingkat kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Pengukuran perfoma dapat dilakukan dengan berbagai cara.Pengukuran performa ini akan sangat tergantung standar perfoma,termasuk didalamnya ada Laporan keuangan,laporan penjualan,hasil produksi,tingkat kepuasan konsumen dan penilaian kinerja secara formal (biasanya dengan mendatangkan penilai atau konsultan).Manajer di level apapun pada dasarnya menjalan fungsi manajerial untuk melakukan pengawasan ini dalam kadar tertentu.Sebelum kita melanjutkan pembahasan ini penting untuk diketahui bahwa fungsi manajerial pengawasan tidaklah sama artinya dengan pengawasan/control dalam ranah prilaku (tidak bertujuan memanipulasi prilaku).

Fungsi pengawasan bagi seorang manajer tidaklah bermakna bahwa sang manajer berniat melakukan tindakan untuk mengontrol atau memanipulasi kepribadian,nilai,tingkah laku atau emosi dari bawahan mereka.Justru,fungsi manajemen ini sangat berkaitan dengan fungsi seorang manajer untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan secara konsisten berkontribusi terhadap tujuan organisasi dan/atau tujuan departemen.

Suatu pengawasan yang efektif membutuhkan adanya rencana (rencana yang dimaksud adalah rencana organisasi/departemen/unit yang telah dibuat diawal sebelum memulai suatu pekerjaan/project).Peranan perencanaan menjadi penting mengingat fungsi awal ini memberikan gambaran mengenai tujuan dan standar yang dipakai di dalamnya.Pengawasan juga membutuhkan pemahaman yang jelas mengenai dimanakah letak tanggung jawab terhadap penyelewengan berada.

Dua teknik tradisional untuk melihatnya adalah dengan melakukan audit anggaran dan kinerja (ini sering banget dipakai dipemerintahan).Tindakan audit sendiri meliputi pemeriksaan dan verifikasi terhadap data-data/dokumen pendukung.Audit keuangan akan memberikan kita informasi tentang apa saja yang direncanakan atau dianggarkan.

Disisi lain,audit kinerja mencoba untuk menentukan apakah hasil laporan kinerja yang diberikan benar-benar mencerminkan keadaan riilnya dilapangan atau tidak.Meskipun fungsi pengawasan lebih sering condong kearah kriteria keuangan namun seorang manajer juga harus melakukan pengawasan juga terhadap hal-hal lainnya seperti proses produksi,operasi,prosedur,tingkat pelayanan,kepatuhan kepada peraturan perusahaan dan berbagai aktivitas lainya dalam organisasi.

Fungsi manajemen (dalam hal ini Planning,Organizing,Leading dan Controlling) secara umum dikenal sebagai cara terbaik untuk mendeskripsikan pekerjaan seorang manajer.Fungsi ini juga membantu kita untuk memahami ilmu manajemen secara umum.Terdapat perubahan lingkungan yang harus dihadapi oleh seorang manajer dan alat yang digunakan oleh para manajer ini juga ikut berubah menyesuaikan kondisi lingkungan tersebut,meskipun demikian para manajer masih menggunakan fungsi dasar ini dalam setiap tindakan mereka.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Management No 11 Apa sih peran fungsi pengawasan di Manajemen ??"

Post a Comment